
Harga emas batangan 24 karat di Indonesia pada Kamis, 22 Januari 2026 menunjukkan pergerakan yang
beragam antara satu penyedia dengan yang lain. Sementara harga emas dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun
tipis, harga emas di Pegadaian — termasuk produk Galeri 24 dan UBS — justru menguat cukup signifikan, membuat
pilihan investasi emas kali ini menarik bagi konsumen dan investor.
📉 Antam Turun Tipis
Berdasarkan data resmi per 22 Januari 2026, harga emas batangan 24 karat Antam berada di kisaran Rp 2.790.000 per gram,
turun sekitar Rp 15.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini terpantau dari harga dasar yang berlaku di butik Logam Mulia
Jakarta dan menunjukkan koreksi pasar yang moderat.
Harga buyback atau harga pembelian kembali dari Antam juga tercatat turun, sehingga selisih antara harga jual dan harga beli kembali
semakin perlu diperhatikan sebagai salah satu pertimbangan ketika investor ingin menjual kembali emasnya.
📈 Pegadaian Justru Melonjak
Berbeda arah dengan Antam, harga emas di Pegadaian justru mengalami kenaikan yang cukup mencolok pada hari yang sama.
Produk emas Galeri 24 di Pegadaian dibanderol sekitar Rp 2.854.000 per gram, naik signifikan dari hari sebelumnya. Sementara itu,
emas UBS yang juga dipasarkan di Pegadaian bahkan mencapai Rp 2.918.000 per gram.
Kenaikan harga Pegadaian tidak hanya terjadi pada pecahan 1 gram, tetapi juga terjadi pada ukuran lainnya, membuat produk-produk
ini terlihat lebih mahal dibandingkan harga emas Antam di pasaran.
💡 Perbandingan Harga Emas Batangan Hari Ini
| Jenis Emas | Harga (± 22 Jan 2026) |
|---|---|
| Antam 24 K | ± Rp 2.790.000/gram |
| Galeri 24 (Pegadaian) | ± Rp 2.854.000/gram |
| UBS (Pegadaian) | ± Rp 2.918.000/gram |
Perbedaan harga di masing-masing penyedia ini sering kali dipengaruhi oleh beda struktur biaya, distribusi, dan margin
keuntungan penjual, sehingga investor perlu mempertimbangkan tujuan investasi maupun biaya tambahan saat membeli.
📊 Kenapa Harga Berbeda?
Fluktuasi harga logam mulia seperti emas dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pergerakan harga emas dunia, nilai tukar
rupiah terhadap dolar AS, hingga dinamika permintaan pasar lokal Tuna55. Lonjakan harga di Pegadaian bisa mencerminkan respons
terhadap permintaan yang sedang tinggi atau kondisi likuiditas emas fisik di pasar domestik.
Investor dan masyarakat disarankan untuk memperhatikan pergerakan ini secara berkala, terutama jika berniat membeli atau menjual
dalam waktu dekat. Harga emas berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global dan domestik, sehingga kecermatan dalam
menentukan waktu transaksi bisa berdampak pada keuntungan atau biaya yang dikeluarkan.
🧠 Tips Singkat bagi Investor Emas
- Cek harga terbaru sebelum transaksi. Harga bisa berubah antarsesi perdagangan.
- Bandingkan harga di beberapa penyedia. Pilih yang paling sesuai dengan tujuan investasi.
- Perhatikan harga buyback. Selisih harga jual dan harga beli kembali bisa memengaruhi keuntungan jangka pendek.
Pergerakan harga emas hari ini menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi instrumen yang dinamis — terkadang bergerak turun
di satu penyedia, namun justru naik di tempat lain. Ini menjadi peluang bagi investor untuk menganalisis strategi investasi emas lebih
matang di awal tahun 2026.