You are currently viewing i-dle Resmi Comeback Usai Delapan Bulan Vakum

i-dle Resmi Comeback Usai Delapan Bulan Vakum

Grup K-pop (G)I-DLE akhirnya resmi kembali ke industri musik setelah delapan bulan vakum. Comeback ini menjadi momen yang dinanti para penggemar karena i-dle hadir kembali dengan formasi lengkap melalui single digital terbaru bertajuk Mono. Lagu tersebut dirilis pada 27 Januari di berbagai platform musik digital, sebagaimana telah dikonfirmasi oleh Cube Entertainment.

Kembalinya i-dle kali ini terasa istimewa karena tidak hanya menandai reuni lima member—Miyeon, Minnie, Soyeon, Yuqi, dan Shuhua—tetapi juga memperlihatkan arah musikal baru yang lebih berani dan dewasa. Setelah masa hiatus yang cukup panjang, Mono hadir sebagai pernyataan kuat bahwa i-dle siap membuka babak baru dalam perjalanan karier mereka.

Kolaborasi Perdana Bersama skaiwater

Salah satu daya tarik utama dari Mono adalah kolaborasi internasional yang untuk pertama kalinya dilakukan i-dle. Dalam single ini, mereka menggandeng rapper asal Inggris skaiwater, menghadirkan nuansa segar yang berbeda dari rilisan sebelumnya. Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi i-dle dalam memperluas spektrum musikal mereka ke ranah global.

Kehadiran skaiwater tidak terasa dipaksakan, justru menyatu dengan konsep lagu yang sederhana namun berkarakter. Perpaduan vokal para member dengan rap bernuansa eksperimental memberikan warna baru tanpa menghilangkan identitas khas i-dle.

Konsep Minimalis dengan Pesan yang Kuat

Secara musikal, Mono mengusung pendekatan minimalis, tetapi tetap kaya akan detail. Lagu ini fokus pada melodi yang mudah melekat, beat yang bersih, serta penekanan pada vokal dan emosi. Di balik aransemen yang sederhana, Mono menyampaikan pesan tentang keberanian untuk melepaskan diri dari penilaian orang lain dan mulai mendengarkan suara diri sendiri.

Minnie menyebut bahwa lagu ini menitikberatkan pada esensi musik itu sendiri, sementara Soyeon menegaskan bahwa kombinasi styling, vokal, dan nuansa “minimal tapi berkarakter” menjadi kunci kekuatan Mono.

Sambutan Hangat Publik dan Prestasi Awal

Antusiasme publik terhadap comeback ini sudah terlihat sejak perilisan teaser video musik. Video tersebut langsung menempati posisi teratas di QQ Music di Tiongkok dan berhasil menembus jajaran atas chart video musik Korea. Respons positif ini menunjukkan besarnya ekspektasi dan dukungan penggemar terhadap i-dle.

Menuju Babak Baru Lewat Tur Dunia “Syncopation”

Tak berhenti pada perilisan single, i-dle juga bersiap melangkah lebih jauh dengan menggelar tur dunia keempat bertajuk Syncopation. Tur ini akan dibuka melalui dua konser di KSPO Dome pada 21–22 bulan depan. Para member berharap tahun 2026 menjadi periode yang penuh aktivitas panggung dan karya baru, sekaligus memperkuat posisi i-dle sebagai grup global dengan identitas musikal yang semakin matang. Tuna55

Leave a Reply