
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) JIS–Ancol mulai dapat digunakan
pada Juni 2026. Kehadiran infrastruktur ini menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan konektivitas dan kenyamanan
mobilitas pejalan kaki di kawasan Jakarta Utara, khususnya yang menghubungkan area Jakarta International Stadium (JIS)
dengan kawasan wisata Ancol.
Menghubungkan Stadion dan Kawasan Wisata JIS–Ancol
JPO JIS–Ancol dirancang sebagai penghubung langsung antara stadion berkapasitas besar dengan salah satu destinasi wisata
utama di Jakarta. Selama ini, akses pejalan kaki di sekitar JIS dan Ancol masih terbatas, terutama saat berlangsung acara besar
seperti pertandingan sepak bola atau konser. Dengan adanya JPO ini, arus pergerakan pengunjung diharapkan menjadi lebih tertata, aman, dan efisien.
Selain memudahkan penonton stadion, jembatan ini juga akan memberi alternatif akses bagi wisatawan Ancol yang ingin menuju
kawasan JIS atau sebaliknya tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Target Penyelesaian dan Tahapan Pembangunan
Pembangunan JPO JIS–Ancol ditargetkan rampung pada paruh pertama 2026, sehingga bisa mulai difungsikan pada Juni 2026. Saat ini,
proyek tersebut berada dalam tahap perencanaan teknis lanjutan dan persiapan konstruksi. Pemerintah daerah menekankan pentingnya
ketepatan waktu agar fasilitas ini bisa mendukung kalender event besar yang dijadwalkan berlangsung di JIS pada pertengahan hingga akhir 2026.
Proses pembangunan akan memperhatikan aspek keselamatan, termasuk standar struktur jembatan, pencahayaan yang memadai, serta
jalur yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Desain Modern dan Ramah Pejalan Kaki
Dari sisi desain, JPO ini mengusung konsep modern yang selaras dengan arsitektur futuristik JIS. Jembatan direncanakan memiliki
lebar yang cukup untuk menampung arus pejalan kaki dalam jumlah besar, terutama saat event besar berlangsung. Selain itu,
akan disediakan pelindung atap untuk kenyamanan pengguna dari panas dan hujan.
Elemen estetika juga menjadi perhatian, sehingga JPO tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyeberangan, tetapi juga menjadi
ikon baru kawasan JIS–Ancol.
Dampak Positif bagi Mobilitas dan Ekonomi
Keberadaan JPO JIS–Ancol diproyeksikan membawa dampak positif bagi mobilitas warga Tuna55 dan pengunjung. Kemacetan di sekitar
stadion dan kawasan wisata diharapkan berkurang karena meningkatnya minat berjalan kaki. Di sisi lain, pelaku usaha di sekitar JIS
dan Ancol juga berpotensi merasakan dampak ekonomi, seiring meningkatnya jumlah pengunjung yang melintas.
Dengan target operasional pada Juni 2026, JPO JIS–Ancol diharapkan menjadi solusi konektivitas yang tidak hanya fungsional,
tetapi juga mendukung citra Jakarta sebagai kota global yang ramah bagi pejalan kaki.