
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka lowongan jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Pembukaan posisi strategis ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan industri olahraga nasional yang dinilai memiliki potensi besar
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta prestasi olahraga Tanah Air.
Lowongan tersebut diumumkan secara resmi oleh Kemenpora dan terbuka bagi kalangan profesional yang memenuhi persyaratan. Jabatan
deputi ini akan berperan penting dalam merumuskan kebijakan, mengoordinasikan program, serta memperluas ekosistem industri olahraga di Indonesia.
Peran Strategis Deputi Industri Olahraga Kemenpora
Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga memiliki tugas utama menyusun dan melaksanakan kebijakan di bidang industri olahraga,
termasuk pengembangan sport business, sport tourism, sport science, hingga kemitraan dengan sektor swasta.
Posisi ini juga diharapkan mampu mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas olahraga, dan investor agar industri olahraga
dapat berkembang secara berkelanjutan. Selain itu, deputi akan berperan dalam memaksimalkan potensi event olahraga nasional maupun internasional sebagai penggerak ekonomi.
Kriteria Umum Pelamar
Dalam pengumuman resminya, Kemenpora menetapkan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh calon pelamar. Secara umum, pelamar
harus merupakan Warga Negara Indonesia, memiliki integritas tinggi, serta rekam jejak yang baik dalam bidang profesional maupun kepemimpinan.
Pelamar juga diharapkan memiliki pemahaman mendalam mengenai dunia olahraga dan industri pendukungnya,
termasuk dinamika kebijakan publik, tata kelola organisasi, serta kerja sama lintas sektor.
Persyaratan Pendidikan dan Pengalaman
Dari sisi pendidikan, calon Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga minimal berpendidikan sarjana (S1), dengan latar belakang
pendidikan di bidang ekonomi, manajemen, olahraga, kebijakan publik, atau disiplin ilmu lain yang relevan. Pendidikan pascasarjana menjadi nilai tambah.
Selain itu, pelamar diwajibkan memiliki pengalaman kerja yang signifikan, terutama dalam posisi manajerial atau strategis,
baik di instansi pemerintah, BUMN, organisasi olahraga, maupun sektor swasta yang bergerak di industri olahraga atau industri kreatif.
Pengalaman dalam memimpin tim, menyusun kebijakan, serta mengelola program berskala nasional atau internasional menjadi salah satu poin penting dalam penilaian.
Kemampuan dan Kompetensi yang Dibutuhkan
Kemenpora juga menekankan pentingnya kompetensi kepemimpinan dan komunikasi. Calon deputi diharapkan mampu:
- Menyusun strategi pengembangan industri olahraga nasional
- Mengelola kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan
- Berpikir visioner dan inovatif
- Memiliki kemampuan analisis dan pengambilan keputusan yang baik
Kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi nilai tambah mengingat perlunya kerja sama internasional dalam pengembangan industri olahraga.
Mekanisme Pendaftaran dan Seleksi
Proses pendaftaran dilakukan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Kemenpora. Pelamar diminta menyiapkan dokumen administrasi, termasuk surat lamaran, riwayat hidup, ijazah, serta dokumen pendukung Tuna55 lainnya.
Tahapan seleksi akan meliputi seleksi administrasi, penilaian kompetensi, hingga wawancara. Kemenpora menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan profesional untuk mendapatkan kandidat terbaik.
Dorong Industri Olahraga Lebih Maju
Pembukaan lowongan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam
menjadikan olahraga tidak hanya sebagai ajang prestasi, tetapi juga sebagai sektor ekonomi strategis.
Dengan hadirnya sosok deputi yang kompeten dan berpengalaman, Kemenpora berharap industri olahraga Indonesia dapat tumbuh
lebih cepat, berdaya saing global, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan generasi muda.