
Menteri Kebudayaan (Menbud) mendorong pengembangan Candi Jabung sebagai ekosistem budaya terpadu di Kabupaten Probolinggo.
Dorongan ini bertujuan agar situs bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut tidak hanya dipandang sebagai
objek wisata semata, tetapi juga menjadi pusat aktivitas budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Candi Jabung memiliki nilai historis tinggi karena menjadi salah satu bukti kejayaan peradaban Nusantara pada abad ke-14.
Selama ini, potensi besar candi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, Menbud menegaskan
pentingnya pendekatan pengelolaan yang menyeluruh dan berkelanjutan agar Candi Jabung mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar.
Candi Jabung Tak Sekadar Situs Sejarah
Dalam pandangan Menbud, Candi Jabung harus dikembangkan sebagai ruang hidup kebudayaan. Artinya, kawasan candi
dapat menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan seni dan budaya seperti pertunjukan tari tradisional, pameran seni rupa,
hingga festival budaya tahunan yang melibatkan masyarakat lokal.
Dengan menjadikan Candi Jabung sebagai ekosistem budaya, pemerintah berharap interaksi antara pelestarian warisan sejarah dan
kehidupan sosial masyarakat dapat berjalan seimbang. Situs budaya tidak lagi bersifat statis, melainkan dinamis dan relevan
dengan kehidupan masa kini, tanpa menghilangkan nilai sakral serta keasliannya.
Pelibatan Masyarakat Lokal Jadi Kunci
Menbud menekankan bahwa keberhasilan pengembangan Candi Jabung sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat setempat.
Warga sekitar diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam pengelolaan dan pemanfaatan kawasan candi.
Pelibatan ini dapat dilakukan melalui pemberdayaan pelaku UMKM, pemandu wisata lokal, seniman daerah, serta komunitas budaya.
Dengan demikian, ekosistem budaya yang terbentuk mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan
rasa memiliki terhadap warisan budaya leluhur.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Pengembangan Tuna55 sebagai ekosistem budaya juga membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Menbud mendorong adanya kolaborasi lintas sektor, mulai dari bidang kebudayaan, pariwisata, pendidikan, hingga infrastruktur pendukung.
Pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun perencanaan jangka panjang yang berorientasi pada pelestarian berkelanjutan.
Di sisi lain, pemerintah pusat akan memberikan dukungan kebijakan, pendampingan, serta fasilitasi program agar pengelolaan
Candi Jabung berjalan sesuai standar pelestarian cagar budaya nasional.
Harapan Menjadikan Ikon Budaya Probolinggo
Dengan pengelolaan yang tepat, Candi Jabung diharapkan mampu menjadi ikon budaya Kabupaten Probolinggo sekaligus destinasi
edukasi sejarah tingkat nasional. Keberadaan ekosistem budaya yang hidup akan menjadikan kawasan ini tidak hanya ramai
dikunjungi wisatawan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga identitas budaya bangsa.
Menbud optimistis, langkah ini dapat menjadi contoh bagi pengembangan situs-situs budaya lain di Indonesia agar mampu
beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sejarahnya.