
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengurus (Board of Trustees)
Gates Foundation, yayasan filantropi global yang didirikan oleh Bill dan Melinda Gates. Penunjukan ini menandai pengakuan
internasional atas rekam jejak Sri Mulyani dalam kebijakan fiskal, pengelolaan keuangan publik, dan komitmennya
terhadap pembangunan berkelanjutan.
Gates Foundation dikenal aktif di bidang kesehatan global, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta pengentasan kemiskinan.
Kehadiran Sri Mulyani di dewan pengurus diharapkan dapat memberikan perspektif negara berkembang dalam merumuskan
program-program global yayasan tersebut.
Peran Strategis Sri Mulyani di Dewan Pengurus
Sebagai anggota Dewan Pengurus, Sri Mulyani akan terlibat dalam pengambilan keputusan strategis, pengawasan program,
dan alokasi sumber daya yayasan. Posisi ini memungkinkan dirinya untuk memberikan masukan terkait program filantropi
yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan, terutama di negara-negara berkembang.
“Ini adalah peluang untuk memproyeksikan paradigma Indonesia dan negara berkembang ke tingkat dunia, sekaligus
berkontribusi dalam diskusi kebijakan fiskal serta pembangunan global.” ujarnya.
Pengakuan atas Rekam Jejak Profesional
Penunjukan ini dianggap sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap kepemimpinan Sri Mulyani dalam mengelola
keuangan negara, termasuk pengelolaan APBN, reformasi perpajakan, serta penanganan krisis ekonomi. Keberhasilan
Indonesia menjaga stabilitas ekonomi makro, mendorong pertumbuhan inklusif, dan memperkuat ketahanan fiskal menjadi
nilai tambah yang diakui Gates Foundation.
Selain itu, reputasinya dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan publik turut menjadi pertimbangan penting.
Kontribusi untuk Program Global
Gates Foundation memiliki fokus utama pada kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan di berbagai negara Tuna55.
Dengan bergabungnya Sri Mulyani, yayasan diharapkan dapat lebih memahami tantangan fiskal dan ekonomi di negara berkembang,
sehingga program bantuan dan investasi sosial dapat lebih tepat sasaran dan berdampak luas.
Sri Mulyani juga diperkirakan akan mendorong program yang mendukung penguatan kapasitas pemerintah, reformasi perpajakan,
serta pembangunan ekonomi berkelanjutan, yang relevan dengan pengalaman Indonesia.
Dampak Positif bagi Indonesia
Selain prestise internasional, posisi di Gates Foundation juga diyakini membuka peluang kolaborasi global bagi Indonesia.
Kesempatan ini memungkinkan Indonesia lebih terlibat dalam program filantropi global, transfer ilmu pengetahuan,
serta akses ke jaringan inovasi dan pembiayaan internasional.
Dengan langkah ini, Indonesia dapat menjadi bagian dari inisiatif global untuk pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat
peran negara dalam diplomasi ekonomi dan sosial di tingkat internasional.