
Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pencurian kabel lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Jakarta Utara (Jakut) mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar luas sejak akhir pekan lalu, tampak beberapa kabel lampu jalan terputus dan tergeletak di pinggir jalan. Kondisi tersebut memicu kemarahan dan kekhawatiran warga karena menyebabkan ruas jalan menjadi gelap pada malam hari.
Video itu diunggah oleh seorang pengguna media sosial yang merekam kondisi lampu jalan yang mati total. Ia menduga kabel PJU sengaja dipotong dan dicuri oleh pelaku tak bertanggung jawab. Unggahan tersebut langsung mendapat ribuan komentar dari warganet yang mengecam aksi pencurian fasilitas umum tersebut.
Warga Resah, Jalan Jadi Rawan Kecelakaan dan Kriminalitas
Akibat dugaan pencurian kabel lampu jalan ini, sejumlah titik di Jakarta Utara dilaporkan gelap gulita saat malam hari. Warga sekitar mengaku resah karena kondisi jalan yang minim penerangan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara motor.
Selain itu, jalan yang gelap juga dikhawatirkan menjadi celah meningkatnya tindak kriminal, seperti begal dan pencurian. Beberapa warga bahkan mengaku memilih mempercepat perjalanan atau menghindari ruas jalan tertentu demi alasan keamanan.
“Kalau lampu mati begini, jelas bahaya. Jalan jadi gelap, apalagi kalau hujan,” ujar salah satu warga dalam kolom komentar unggahan viral tersebut.
Polisi Lakukan Penyelidikan dan Buru Pelaku
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Polisi menyatakan telah melakukan pengecekan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. Dugaan sementara mengarah pada pencurian kabel, mengingat adanya bekas potongan yang dinilai tidak wajar.
Petugas juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi pelaku. Polisi memastikan kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut fasilitas umum dan keselamatan masyarakat.
“Jika hal ini terbukti sebagai pencurian, tentu akan segera kami proses sesuai hukum yang sudah berlaku,” ujar salah satu perwakilan kepolisian.
Pencurian Kabel Bukan Kasus Baru
Kasus pencurian kabel lampu jalan sebenarnya bukan hal baru di sejumlah wilayah perkotaan Tuna55. Kabel yang mengandung tembaga kerap menjadi incaran pelaku karena memiliki nilai jual cukup tinggi di pasar barang bekas. Namun, dampak dari aksi tersebut sangat merugikan masyarakat luas.
Selain menyebabkan kerugian material bagi pemerintah daerah, pencurian kabel juga mengganggu kenyamanan dan keamanan publik. Proses perbaikan pun memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Imbauan untuk Warga Agar Lebih Waspada
Polisi mengimbau kepada semua masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat aktivitas mencurigakan, terutama di sekitar fasilitas umum, warga diminta segera melapor ke pihak berwenang.
Pemerintah daerah juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta mempercepat perbaikan lampu jalan yang rusak. Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan aksi pencurian fasilitas umum dapat ditekan dan keamanan lingkungan tetap terjaga.